082333777752    padepokankmudrikah@gmail.com

Post & Article

Cerita Santri

CINTA DAN KASIH SAYANG AYAHKU

  • 29 Sep, 2024
  • written by ADMIN

Ayah adalah laki-laki pertama yang aku cintai. Andaikan kalian tahu, pengorbanan seorang ayah itu sangat besar dalam mencari nafkah. Pasti kalian tidak akan berani melawan perintahnya dan menolak permintaannya. Ayahku adalah sosok yang sangat terpenting dalam kehidupanku. Tanpa ayah, siapalah diriku? Ayah telah mengajariku tentang bagaimana caranya menghadapi ujian dan cobaan hidup. Ayah telah memberitahuku tentang apa itu dunia, yang kadang bahagia dan menderita.

Ayah selalu menyayangiku dengan penuh kasih sayang. Bagiku seburuk-buruknya ayahku, dia tetap ayah terbaikku. Cinta seorang ayah kepada seorang anak itu khusus. Jika aku menceritakan semuanya tentang ayahku, beribu-ribu buku pun tidak akan cukup.

Ayahku selalu memanjakanku, sampai aku lupa caranya untuk membahagiakan ayahku. Ayahku itu istimewa, ayahku selalu mengerti bahasa-bahasa putrinya. Dan dia rela berkorban demi anaknya. Walau hujan badai angin ribut menerpa, dia bisa melewati itu semua. Dia selalu tersenyum di hadapan putrinya ini. Dan dia tidak pernah menampakkan wajah sedih dan letih di hadapan anaknya.

Aku merasa sempurna dengan cinta yang ayah berikan. Karena cinta ayah terlalu nyaman bagiku. Meskipun ayah selalu memarahiku, tapi tidak apa-apa, yah, semua yang ayah berikan dan ayah lakukan, itu semua demi kebaikanku dan “ayah sangat luar biasa bagiku. Karena ayah, aku menjadi kuat. Meskipun terkadang mataku ini selalu berkaca-kaca hehe…. Dan ayahlah yang mengajariku untuk menjadi kuat dalam keadaan apapun itu.

Bersama ayah, aku salau ingin menjadi anak kecil yang slalu engkau peluk, cium, dan engkau manja yah. Aku sangat menyukai ayah. Meskipun seringkali aku menggoreskan luka pada hati ayah, ayah selalu tersenyum dan bersabar. Dengan adanya ayah, hidupku terasa sangat cerah dan juga sangatlah indah.

Karena itu aku sangat menyukai ayah. Karena ayah itu yang bisa aku ajak ngobrol, curhat, nyeblak, pokoknya ayah juga bisa berperan sebagai sahabat untukku. Ayah sangatlah istimewa bagiku. Aku sangat mencintai ayah dan aku ingin menjadi seperti ayah.

Aku bersyukur ayah telah hadir dalam hidupku, ayah bagaikan matahari yang menerangi hari-hariku. Tak terbayang dalam benakku jika aku harus hidup tanpa ayah. Aku selalu teringat Ketika ayah mendongeng sebelum tidur dan sambil menggaruk punggungku. Terimakasih ya ayah, ayah memang ayah terbaik untukku.

Penulis: Arifindhea Aura Qur'ani. Santri Kelas VII IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning.