082333777752    padepokankmudrikah@gmail.com

Post & Article

Umum

Latih Literasi hingga Multimedia, 39 Santri Cilik Ikuti Ramadhan Camp 2026 di IBS PKMKK

  • 23 Feb, 19:48
  • written by ADMIN

PAMEKASAN – Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) kembali menggelar Ramadhan Camp 2026. Sebanyak 39 santri tingkat SD/MI kelas 3 hingga 6 dari berbagai wilayah di Madura, seperti Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dari 22 Februari hingga 12 Maret 2026.

Kegiatan ini dirancang unik dengan membagi peserta menjadi dua kelompok, yakni santri mukim (internal IBS PKMKK) dan santri luar (non-IBS PKMKK). Fokus utamanya adalah memberikan pengalaman komprehensif mengenai ritme kehidupan pesantren yang syahdu namun tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Berbeda dengan pesantren kilat pada umumnya, Ramadhan Camp di PKMKK mengintegrasikan kurikulum tradisional dan modern. Bagi santri non-mukim, materi yang diberikan mencakup empat pilar utama: Tahfidz, Kitab, Multimedia, dan Literasi.

  • Tahfidz & Kitab: Santri yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an diperkuat dengan metode khusus, sementara pembelajaran kitab klasik digunakan untuk mengenalkan karakteristik mendalam dunia pesantren.
  • Multimedia: Menariknya, santri diajarkan kemampuan teknis seperti mengetik 10 jari menggunakan fasilitas laptop sekolah.
  • Literasi & Bahasa: Peserta dibimbing menjadi pribadi kritis melalui kelas literasi, serta dibekali penguatan bahasa asing (Arab dan Inggris) untuk membangun kompleksitas komunikasi.

Suasana malam di lingkungan pondok diisi dengan kegiatan rekreatif untuk menurunkan ketegangan setelah seharian belajar. IBS PKMKK menggandeng mahasiswa dari Ikatan Qori dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Madura sebagai pembimbing.

Dalam sesi ini, santri yang dibagi menjadi kelas putra dan putri dapat menyalurkan bakat non-akademik mereka. Mulai dari seni Banjari, selawat, latihan dai, kaligrafi, hingga seni baca Al-Qur’an (Qori).

"Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu libur, tapi juga mengenalkan model pembelajaran pesantren yang adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan akar agama melalui pengajian umum tentang syariat," ujar Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. KH. Achmad Muhlis, MA.