PAMEKASAN, 20 September 2026 — Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) mengambil langkah strategis untuk merevitalisasi mutu pendidikan melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum di Pamekasan, Minggu (20/9/2026). Forum ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan dan reorientasi kurikulum dari sekadar pemenuhan dokumen administratif menjadi instrumen perubahan yang nyata.
Pengawas MTsS Kyai Mudrikah Kembang Kuning, H. Khairu Wasilah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa tantangan terbesar madrasah saat ini adalah jebakan rutinitas dan formalitas.
"Kurikulum tidak boleh berhenti pada konsep di atas kertas—ditulis, dijalankan, lalu dievaluasi seadanya tanpa tagihan mutu yang jelas. Jika demikian, hasilnya akan biasa-biasa saja. Guru harus bertransformasi menjadi pendidik yang luar biasa melalui evaluasi ketat dan ruang bertumbuh yang konsisten," tegas Khairu di hadapan peserta forum.
Sebagai langkah konkret, pihak madrasah akan mengintensifkan forum evaluasi pendidik setiap hari Sabtu. Model pembinaan berkala ini dirancang agar setiap guru mampu memetakan potensi spesifik peserta didik sebelum merancang metode belajar di kelas.
Khairu juga mengingatkan pentingnya diferensiasi pengajaran dengan metafora pedagogis: "Jangan mengajari ikan berenang, karena hal itu tidak lagi menantang bagi mereka. Ajak mereka sesekali terbang. Berikan pengalaman dan tantangan baru agar anak-anak melampaui batas kemampuan mereka biasanya."
Arah kurikulum baru MTsS IBS PKMKK ini ditopang secara utuh oleh lima pilar karakter holistik:
Penyusunan kurikulum ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) penguatan ekosistem belajar madrasah yang adaptif terhadap tuntutan zaman tanpa melepaskan akar nilai kepesantrenan.
Kontak Media:
MTsS Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK)
Pamekasan, Madura, Jawa Timur
Email: mtspkmkkkembangkuning@gmail.com