Santri tidak hanya sekadar sebutan bagi mereka yang belajar di pondok pesantren. Mereka adalah kekuatan utama di balik kemajuan dan perkembangan Islam di Indonesia. Pesantren, sebagai rumah bagi santri, bukan hanya tempat belajar agama. Di sini, santri ditempa menjadi individu yang disiplin, patuh pada aturan, serta aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Orang tua memandang pesantren sebagai lingkungan yang mampu membentuk karakter keagamaan anak-anak mereka. Tak heran, kegiatan seperti sholat berjamaah dan mengaji kitab kuning menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian santri.
Kami, para santri, bukan hanya pelajar yang mencari ilmu. Kami adalah simbol kebangkitan, keberanian, dan percaya diri. Kami berdiri teguh, memperkokoh kemerdekaan negeri ini, dan melihat Indonesia tanpa membedakan latar belakang atau status. Kami menghargai semangat 17 Agustus 1945 sebagai kemenangan yang patut dikenang.
Penulis: Najwa Auliya