082333777752    padepokankmudrikah@gmail.com

Post & Article

opini

"One Activity One Paragraph" Bukan Hanya Soal Menulis, Tetapi Refleksi dan Perjalanan

  • 19 Aug, 2023
  • written by ADMIN

Pendahuluan

Dalam era digital yang penuh dengan informasi, kemampuan untuk menyampaikan pikiran melalui tulisan menjadi hal tak tergantikan. Perubahan drastis dari penulisan tradisional di kertas hingga komunikasi instan lewat digital memperlihatkan kebutuhan tersebut. Dalam kurikulum IBS PKMKK, ada sebuah pendekatan menarik bernama "One Activity One Paragraph" – setiap aktivitas yang dilakukan, diceritakan dalam satu paragraf. Ini merupakan pilar kedua dari IBS PKMKK. Lalu, bagaimana pendekatan ini bisa meredam frustasi dan membentuk karakter para santri?

Pembahasan

  1. Penguatan Kemampuan Menulis: Santri yang rutin menulis akan lebih piawai dalam merangkai kata. Kemampuan ini tidak hanya berpengaruh pada tulisan, tapi juga saat mereka berbicara di depan banyak orang. Maka dari itu, keseimbangan antara kemampuan menulis dan kemampuan publik speaking akan mempersiapkan santri menjadi pemimpin masa depan.
  2. Refleksi Diri: Penulisan sehari-hari menjadi cerminan bagi para santri. Ini menjadi ruang bagi mereka untuk introspeksi, serta menemukan jawaban dari pertanyaan personal, seperti “ada apa  denganku?”.
  3. Arsip Pengalaman: Setiap paragraf yang dihasilkan adalah bukti nyata dari perjalanan hidup santri. Ketika mereka telah beranjak dewasa, tulisan-tulisan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi berikutnya.
  4. Pelatihan Berpikir Kritis: Proses menulis mengharuskan santri untuk selektif dan menilai informasi mana yang penting. Ini adalah latihan awal dalam berpikir kritis, sebuah kemampuan yang akan berguna dalam banyak aspek kehidupan.
  5. Pembentukan Komunikasi Efektif: Menuliskan pikiran dan perasaan dalam batasan satu paragraf mengajarkan para santri untuk berkomunikasi dengan jelas dan padat, menjadi bekal mereka dalam berbagai interaksi sosial.

Kesimpulan:

"One Activity One Paragraph" bukan hanya soal menulis, tetapi refleksi dan perjalanan. Di IBS PKMKK, santri dibentuk bukan hanya sebagai penulis yang handal, tapi juga individu yang kritis, reflektif, dan komunikatif. Mereka dipersiapkan untuk masa depan yang cerah, karena di IBS, masa depan selalu diterangi oleh cahaya ilmu.

Penulis: Tria Fahira Nuramaja dan Naurah Reisa Alana