Lewati ke konten
Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning IBS PKMKK

Semarak Aksi Bergizi di IBS PKMKK: Santri Antusias Terapkan Hidup Sehat dan Bebas Anemia

Umum Rabu, 2 September 2026 ADMIN 6 kali dibaca
Semarak Aksi Bergizi di IBS PKMKK: Santri Antusias Terapkan Hidup Sehat dan Bebas Anemia
Senam santri bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN – Suasana pagi di halaman Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK), Desa Lancar, tampak berbeda dan lebih semarak dari biasanya, Jumat (2/10/2026). Ratusan santri bersama para asatidz dan tenaga kesehatan tumpah ruah mengikuti agenda “Aksi Bergizi di Pesantren” yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan bekerja sama dengan UPT Puskesmas Talang.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diawali dengan senam kebugaran jasmani bersama, dilanjutkan dengan sarapan bergizi seimbang, minum Tablet Tambah Darah (TTD) serentak bagi santriwati, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Salah satu santriwati yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias adalah Nada Syaza Izzati, siswi kelas 9 MTs IBS PKMKK. Ditemui seusai sesi sarapan bersama, Nada membagikan kesan tentang kegiatan ini.

Acaranya seru sekali, apalagi tadi dimulai dengan senam bersama teman-teman dan ustadzah. Biasanya kami sarapan di asrama masing-masing, tapi hari ini kami makan bersama dengan menu yang bergizi seimbang. Jadi lebih paham porsi yang pas antara nasi, lauk pauk berprotein, sayur, dan buah," tutur Nada dengan ceria.

Nada juga mengungkapkan bahwa materi edukasi tentang pencegahan anemia dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) memberikan pemahaman baru bagi dirinya dan santriwati lainnya. Bagi santri kelas 9 yang memiliki rutinitas padat—mulai dari pelajaran formal, setoran hafalan, hingga kajian kitab—menjaga stamina dan daya konsentrasi menjadi hal yang utama.

Dulu kadang malas kalau disuruh minum obat penambah darah karena takut mual atau merasa tidak perlu. Tapi tadi petugas kesehatan menjelaskan bahwa remaja putri sangat rentan terhadap anemia karena menstruasi bulanan. Kalau kurang darah, kita gampang lemas, mengantuk, dan susah fokus saat menghafal. Setelah mendapat penjelasan tadi, kami jadi sadar pentingnya rutin minum TTD," tambah Nada.

Selain soal gizi dan anemia, sesi yang tak kalah menarik perhatian santri adalah edukasi pencegahan penyakit kulit (skabies) serta sanitasi asrama. Nia menuturkan bahwa tips menjaga kebersihan diri dan kamar asrama sangat aplikatif untuk kehidupan sehari-hari di pondok.

"Tadi juga diajari cara cuci tangan yang benar pakai sabun dan pentingnya menjaga kebersihan tempat tidur serta tidak saling pinjam pakaian atau handuk agar terhindar dari penyakit gudik (skabies). Insya Allah kami di kamar akan lebih disiplin menjaga kebersihan bersama," pungkasnya.

Pihak pengelola IBS Padepokan Kyai Mudrikah berharap pembiasaan positif ini tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan menjadi budaya harian santri, sejalan dengan visi pesantren dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga sehat jasmani dan rohani.

Bagikan:

Berita Terkait